10 Alumni LPK Kaizu Hamagi Gakkou Berangkat ke Jepang, Siap Bekerja di Hotel Bintang Lima

Oleh admin 28 Agu 2026, 07:02 WIB 76 Views

Bengkulu — Sebanyak 10 alumni LPK Kaizu Hamagi Gakkou diberangkatkan ke Jepang pada 27 dan 28 Agustus 2026. Mereka akan bekerja sebagai staf housekeeping di sejumlah hotel bintang lima di Tokyo setelah menyelesaikan proses persiapan dan adaptasi di Jepang.

Direktur LPK Kaizu Hamagi Gakkou, Afrianto Santoso, mengatakan keberangkatan dilakukan dalam dua kloter melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Kloter pertama terdiri dari lima orang, sedangkan lima alumni lainnya diberangkatkan pada 28 Agustus 2026.

Lima alumni pada kloter pertama yakni Cendra Hali Putra, Gusti Anang Triananda, Agung Akbar, Rini Anisyah, dan satu alumni lainnya. Mereka berangkat menggunakan Thai Airways pada 27 Agustus 2026 pukul 12.35 WIB melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan transit di Thailand sekitar enam jam.

Kloter pertama telah tiba di Bandara Internasional Haneda, Jepang, pada 28 Agustus 2026 sekitar pukul 06.55 waktu setempat. Kedatangan tersebut menjadi awal bagi para alumni untuk menjalani sejumlah proses administrasi sebelum mulai bekerja.

Sementara itu, lima alumni lainnya diberangkatkan pada 28 Agustus 2026 pukul 14.00 WIB menggunakan Vietjet Air melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Mereka dijadwalkan transit di Bandara Internasional Hanoi, Vietnam, sekitar enam jam sebelum melanjutkan perjalanan menuju Jepang pada pukul 00.30 dini hari.

Kloter kedua dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Narita, Chiba, Jepang, pada 30 Agustus 2026 sekitar pukul 08.00 waktu setempat. Setelah tiba, seluruh alumni akan langsung menjalani berbagai proses administrasi dan persiapan sebelum memasuki dunia kerja.

Afrianto menjelaskan, para alumni akan melakukan registrasi kependudukan di balai kota setempat dan membuka rekening bank setelah tiba di Jepang. Mereka juga akan mengurus kartu telepon serta mendapatkan penjelasan mengenai aturan dan tata tertib di apartemen masing-masing.

Selain administrasi, para alumni juga akan mendapatkan pembekalan mengenai budaya dan kehidupan masyarakat Jepang. Materi tersebut mencakup aturan bagi pejalan kaki, penggunaan sepeda, pemilahan sampah, hingga jadwal pembuangan sampah di lingkungan tempat tinggal.

“Setelah sampai di Jepang, mereka tidak langsung bekerja, tetapi terlebih dahulu menyelesaikan berbagai administrasi dan mendapatkan pemahaman mengenai aturan serta budaya kehidupan di Jepang,” ujar Afrianto.

Para alumni tersebut dijadwalkan mulai bekerja pada awal September 2026 sebagai staf housekeeping di sejumlah hotel bintang lima di Tokyo. Mereka akan menjalani masa training selama tiga bulan sebagai bagian dari proses penyesuaian dengan standar kerja dan lingkungan kerja di Jepang.

Afrianto berharap keberangkatan para alumni tersebut menjadi langkah awal untuk membangun karier sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga kerja asal Bengkulu. Menurutnya, pengalaman bekerja di Jepang juga diharapkan dapat menjadi bekal bagi para alumni untuk mengembangkan kemampuan dan membuka peluang yang lebih luas di masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.