10 Alumni LPK Kaizu Hamagi Gakkou Bengkulu Berkarier di Hotel Bintang Jepang

Oleh admin 21 Apr 2026, 14:17 WIB 78 Views

Bengkulu – Sebanyak 10 alumni Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Kaizu Hamagi Gakkou Bengkulu berhasil menembus dunia kerja internasional dan kini berkarier di hotel berbintang empat dan lima di Jepang. Mereka ditempatkan di tiga kota, yakni Tokyo, Sapporo, dan Kyoto.

Pembina LPK Kaizu Hamagi Gakkou, Andri Santoso, mengatakan keberhasilan tersebut menambah jumlah lulusan lembaganya yang bekerja di sektor perhotelan Jepang. Sebelumnya, 12 alumni telah lebih dulu bekerja di sejumlah hotel di Tokyo dan Sapporo.

Menurut Andri, seluruh alumni yang berangkat telah melalui tahapan seleksi dan pelatihan yang panjang. Mulai dari mempelajari bahasa Jepang, lulus ujian Japanese Foundation Test (JFT) A2, hingga lulus uji keterampilan Specified Skilled Worker (SSW) bidang Building Cleaning.

Setelah itu, mereka menjalani proses administrasi, wawancara kerja, penandatanganan kontrak, pembuatan paspor, pemeriksaan kesehatan, pengurusan Certificate of Eligibility (CoE), E-KTLN, hingga penerbitan visa kerja Jepang.

Keberangkatan dilakukan dalam tiga gelombang selama April 2026. Sebanyak enam orang ditempatkan di Tokyo, dua orang di Sapporo, Hokkaido, dan dua orang lainnya di Kyoto. Seluruhnya menggunakan visa kerja Specified Skilled Worker (SSW) atau Tokutei Ginou.

Andri mengungkapkan peluang kerja di sektor perhotelan Jepang masih terbuka lebar. Saat ini, perusahaan di Jepang masih membutuhkan sekitar 28 pekerja untuk wilayah Sapporo, 25 orang di Tokyo, dan 25 orang di Kyoto, bahkan akan bertambah untuk penempatan di Okinawa pada tahun berikutnya.

Karena itu, LPK Kaizu Hamagi Gakkou terus menyiapkan peserta didik agar memiliki kemampuan bahasa, keterampilan, dan etos kerja sesuai standar perusahaan Jepang. Tujuannya agar lulusan asal Bengkulu mampu bersaing di pasar kerja global.

Di sisi lain, Andri mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap tawaran kerja ke Jepang yang tidak jelas. Menurutnya, calon pekerja harus memastikan jenis visa, memahami seluruh tahapan penempatan, serta menghindari iming-iming keberangkatan instan atau janji gaji yang tidak sesuai standar Jepang.

Ia menegaskan, proses bekerja secara legal di Jepang memerlukan pelatihan, kelengkapan dokumen, serta pemenuhan seluruh persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah kedua negara. Dengan mengikuti prosedur resmi, peluang bekerja dan berkarier di Jepang akan lebih aman dan terjamin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin penulis.